maret 2008 kami menikah. karena mungkin aq masih terlalu muda (waktu itu usiaku 21 tahun), aq tidak begitu buru2 ingin dpt momongan.
4 bulan stlah nikah, istriku telat 1 bulan, stlh di testpack ternyata ngatif. akhirnya kami putuskan utk ke dokter kandungan . dan ternyata setelah di USG, bukannya hamil tapi ada penebalan dinding rahim dan dokter memberi kami obat peluruh.
akhirnya setelah diluruhkan, istriku kembali haid.

waktu berjalan begitu cepat, 1 tahun lebih istriku belum juga hamil. setiap bulan hampir selalu beli tespack, kalo pas telat 1-3 hari. dan hasilnya selalu membuat istri sya menangis.

di tahun kedua pernikahan, kami memutuskan untuk mulai berobat, mulai ke dokter kandungan utk sekedar konsultasi dan setelah tau proses nya lama dan biaya mahal, kami putuskan utk berhenti tanpa hasil.

akhirnya kami beralih ke alternatif. pengobatan alternatif di cawang, siapa itu pak ..., saya lupa namanya, sudah terkenal di jakarta. datang setiap minggu, dipijat kakinya dan diberi obat. hampir 1 tahun berobat disana dan sudah ratusan ribu, tanpa hasil. akhirnya kami putuskan untuk berhenti.

bersambung ..

Komentar